Elly Risman M.Psi : “Indonesia Hampir Jadi Negara Tanpa Ayah”

July 25, 2012 | By | 1 Reply More

ThisisGender.Com-Pentingnya peran ayah untuk turut serta dalam mendidik anak-anaknya rupanya mendapat perhatian penuh dari psikolog dan pakar pemerhati anak, Elly Risman M.Psi., saat menjadi pengisi acara di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Senin (23/07/2012).

Menurutnya, di antara maraknya kasus anak-anak dan remaja yang bermasalah di negara ini salah satunya karena hilangnya figur ayah dalam rumahnya.

“Apa yang terjadi pada kita dalam pendidikan spiritual anak-anak kita? Dalam pendidikan spiritual dan pendidikan yang lain kita tidak punya antisipasi bahwa anak kita generasi Z, dia menghadapi tantangan yang luar biasa, terancam kerusakan otaknya yang berada di atas alis kanan mata,” tandas perempuan kelahiran Aceh 61 tahun yang lalu ini.

Ia menambahkan, “Dan ini yang penting, kita pingsan, kita tidak tau padahal pendidikan spiritual adalah tulang punggung tetap tegaknya anak supaya tidak terjadi kasus Colorado, tidak terjadi kasus Depok, yang anak umur 14 tahun sudah menjadi pembunuh dan banyak sekali kasus lainnya, di mana anak umur 12 tahun sudah menjadi pelacur dan sebagainya yang kita saksikan sekarang,” ujarnya.

“Kemana ayah ibunya? Apa yang mereka lakukan? Beribu dan berayahkah anak itu?,” tanya wanita yang juga Ketua Yayasan Kita dan Buah Hati ini kepada para jama’ah yang juga dihadiri oleh HIJMI (Hijab Model Indonesia) sore itu.

Elly juga mengungkapkan bahwa di negara ini telah kehilangan figur kepemimpinannya, terutama dalam struktur terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga.

“Persoalan satu lagi adalah, maafkan saya bapak-bapak di sini dan bapak-bapak di rumah, mengapa semua itu terjadi? Karena negara ini hampir negara tanpa ayah,” ungkapnya dengan berapi-api.

Karena itu, ia berharap agar para ayah yang masih disibukkan waktunya dengan bekerja bersedia meluangkan waktu untuk lebih lama dan lebih cepat bertemu anak-anaknya.

“Ini Ramadhan, alangkah baiknya apabila ayah-ayah pulang lebih cepat memanfaatkan malamnya lebih baik dengan anak-anaknya, satu pelukan dan satu ciuman dari ayah.”

Ia berharap, di bulan Ramadhan ini para ayah bisa menunaikan tugasnya  sebagai imam dan kepala keluarga.*

Rep : Sarah Mantovani

Red : Cholis Akbar/Hidayatullah

Telah dibaca 4362 pengunjung.

Incoming search terms:

Tags: , ,

Category: Suara Muslimah

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Wah, harus berbagi peran yah..

Leave a Reply